Sorong, 26 Maret 2026 — Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN) menggelar kegiatan sosialisasi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) di Aula Lantai 3 Rektorat pada Kamis (26/3). Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa peserta PKM, dosen pembimbing, serta Wakil Rektor III, Dr. Muhammad Syahrul Kahar, S.Pd., M.Pd., yang hadir sebagai pemateri terkait kriteria proposal yang berpeluang lolos pendanaan.

Dalam kegiatan tersebut, Dr. Muhammad Syahrul Kahar menyampaikan materi mengenai standar dan indikator penilaian proposal PKM, khususnya aspek-aspek yang menentukan kelayakan proposal untuk memperoleh pendanaan. Ia menekankan pentingnya kesesuaian ide, kejelasan metodologi, serta kelengkapan administrasi sebagai faktor utama dalam proses seleksi.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pendampingan bagi mahasiswa yang telah memiliki draft proposal. Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, Ibu Nur hidayah, S.Sos., M.Si, menyampaikan bahwa pendampingan bertujuan membantu mahasiswa menyesuaikan proposal dengan panduan yang berlaku.

“Pendampingan ini dilakukan agar proposal mahasiswa dapat memenuhi sistematika dan persyaratan administrasi yang ditetapkan. Tanpa pendampingan, mahasiswa akan kesulitan memahami standar yang harus dipenuhi,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendampingan ini merupakan tahap awal dari rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan sebanyak tiga kali. Setelah kegiatan pada 26 Maret, pendampingan lanjutan dijadwalkan pada hari Sabtu pukul 10.00 WIT dan dilanjutkan kembali pada hari Senin.

Lebih lanjut, Ibu Nurhidaya menyampaikan bahwa program PKM merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh Belmawa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Universitas Muhammadiyah Sorong menargetkan peningkatan jumlah proposal yang lolos hingga tahap pendanaan dan insentif.

“Kami berharap tahun ini lebih banyak mahasiswa yang lolos pendanaan. Bahkan, kami menargetkan dapat mencapai tingkat nasional,” tambahnya.

Pihak universitas juga memberikan apresiasi kepada mahasiswa dan dosen pembimbing yang berhasil meraih prestasi dalam PKM sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas karya ilmiah mahasiswa.

Melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini, mahasiswa diharapkan mampu menyusun proposal yang lebih berkualitas serta meningkatkan peluang untuk lolos dalam program PKM, sekaligus mengembangkan kemampuan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.(AAM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *